Monolog Pagi Akhir Oktober


akhirnya, setelah sekian lama, muncul juga hasrat untuk menulis isi kepala

mungkin karena dalam perantauan yanng terpisah jarak dan waktu dengan sang kekasih pujaan hati

muncul rasa rindu yang sangat

rasa yang bergejolak dalam hati

diiringi ingatan akan dirimu yang menari nari di kepala ini

tak hanya hati dan kepala, tangan pun ikut berebut menyalurkan rasa menjadi rangkaian kata

hupp…. pffuihh…. *menghela napas panjang

ah.. ternyata aku sudah kehabisan kata-kata..

tak banyak yang bisa kusampaikan  lewat tulisan ini,

saat ini aku sangat merindukan kehadiranmu disini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s