Neni, Gadis Penjual Donat..


neni penjual donat

“Kak donatnya…”

“kak beli donatnya donk..”

“ih, kakak kok ngga beli donat…”

“kak mau donat?!?!”

Begitulah kira-kira suara-suara yang terdengar jika bertemu anak ini, Neni namanya, gadis penjual donat di kampus gajah.

Tiba-tiba saja pikiran melayang ke masa 3 tahun yang lalu, saat pertama kali anak ini menjual donat di kampus gajah. ini..

ya.. tepatnya 3 tahun lalu, saat itu saya dan beberapa anak2 psik sedang menjaga posko bencana tsunami aceh, saat itu di posko sedang sibuk-sibuknya memilah-milah bantuan yang akan di berangkatkan ke aceh.

“Kak donatnya kak..?!?” tiba-tiba muncul suara anak kecil, semua menoleh ke arah datangnya suara.

“Kakak mau donat? ” si anak kembali bersuara.

karena memang sedang lapar, kita semua “break” dari kerjaan dan membeli donat. sambil makan donat, saya, dedi dan anug mengajak ngobrol dan tanya-tanya asal usul anak ini.

“nama kamu siapa?” tanya anug. “Neni” jawab anak itu. “Oh, neni.. sekolah tingkat berapa?” tanya anug lagi. “kelas satu kak” jawab neni. “di sekolah dah belajar apa aja?” “banyak, mulai belajar menghitung sampai belajar menulis”

“eh, tadi nama kamu siapa” tanya dedi, “Neni kak” jawab anak itu. “ok, coba kamu bisa eja nama kamu” kata dedi.. “mengeja nama saya ya kak?” tanya anak itu.. “iya, kamu kan sudah sekolah, kelas satu dah belajar menulis dan membaca kan” “hmm… ” dia mulai berpikir, kemudian dengan lantang mengeja namanya “En En Iii, NENI…” jawabnya. kita yang mendengar jawabannya langsung tertawa, sedangkan si anak itu sendiri bingung.. lho, kok pada ketawa ya?!?! emang ada yg salah, mungkin begitu pikirannya..

karena penasaran saya ikut nanya juga, “eh, nama kamu siapa?”

“Neni kak”

“coba ulang tadi mengeja nya..”

“eN eN iii, Neni” jawab anak itu..

whahaha.. kita tertawa lagi ,mendengar itu. dan si neni tambah bingung,?!??!?!

akhirnya setelah agak berapa lama, kita jelaskan bahwa ejaan nya itu salah, dan yang benar adalah “en e en i, neni” dan dia pun mengerti tadi kita tertawa karena dia salah..

ah maafkan kami, kakakmu ini agak-agak jail dikit..

dan hampir 3 tahun berlalu, neni, gadis penjual donat masih menjual donat di kampus gajah ini, dan begitu pun saya, masih setia menjadi mahasiswanya…

sayup-sayup terdengar lagu phedofilia dari panas dalam..

ah, kok jadi phedofil?!?!?!?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s