jomblo (sebuah pilihan antara idealisme dan keterbatasan)


Setelah bergelut dengan orang-orang penyandang status ini (red. jomblo), dan perbincangan dengan beberapa kawan diskusi malam, akhirnya sampai pada satu kesimpulan bahwa jomblo itu merupakan sebuah pilihan.

“Jomblo merupakan sebuah pilihan antara idealisme dan keterbatasan”, dan karena pilihan tersebut, kita harus menghargai orang-orang yang berstatus jomblo ini..

Agung _ PSIK

Mengapa idealisme dan keterbatasan? simple aja jawabnya….

  • Jika ada orang yang berstatus jomblo karena sebuah Idealisme, apapun idealismenya.. itu namanya jomblo high quality. Karena dia berani memegang teguh idealismenya..
  • Jika ada orang yang berstatus jomblo itu karena merasa ada keterbatasan pada dirinya, ah sudah lah.. kelaut aja.. apa yang mau diharapkan dari dia…

hahahhaa……

ah, serius banget bacanya…

6 thoughts on “jomblo (sebuah pilihan antara idealisme dan keterbatasan)

  1. Selaku peneliti di bidang “studi Kompleksitas syndrom Jomlo”, kami menilai bahwa “tidak ada keterkaitan antara jomlo, idealisme juga keterbatasan”.
    Mengapa bisa begitu ?

    Menurut pandangan kami jomlo itu semacam syndrom yang sering menjangkiti umat manusia. Nah, orang yang terjangkiti dalam tempoh yang cukup lama kami sebut sebagai OHIJA ( Orang HIdup dengan Jomlo Akut ). Sebetulnya ada kesamaan antara “syndrom menguap” dan “syndrom jomlo”. Ketika anda bersebelahan dengan kawan anda yang sedang menguap, bisanya anda akan ikut menguap juga setelah beberapa saat. Kasus ini sering terjadi di dalam ruang kuliah. Mengapa anda yang semula tidak menguap tapi dengan cepatnya dapat menguap ketika melihat kawan anda menguap diruang kuliah ? Kesimpulan sementara tentang syndrom menguap adalah : fenomena menguap ini ditimbulkan akibat “virus” yang muncul ketika anda berinteraksi dengan orang yang sedang menguap.

    Samahalnya dengan syndrom jomlo, setelah melakukan wawancara serius dengan para OHIJA. Kami menemukan kesamaan dari para OHIJA ini, yaitu : mereka sering menghabiskan waktu dilingkungan tertentu dengan melakukan aktifitasnya secara serius disana. Lingkungan2 itu misalnya Lab, Himpunan, Warung Tegal, dan Warung Kopi murahan. Virus ini muncul ketika anda terlalu lama berinteraksi dengan lingkungan tersebut atau terlalu sering berinteraksi dengan para OHIJA yang berasal dari lingkungan yang sama.

    Virus menguap dan Virus Jomlo ini muncul akibat adanya interaksi antar partikel. Menurut konsep fisika modern “interaksi antar 2 partikel” akan mengakibatkan munculnya energi. Sama seperti interaksi partikel quark dan gluon yang akan mengasilkan sebuah energi nuklir. Seperti kita ketahui hubungan energi dan materinya Einstein ( E = mc^2) artinya materi itu sendiri berasal dari energi. Jadi Virus Jomlo atau virus menguap ini memang berasal dari sebuah energy akibat interkasi antar partikel. Partikel dalam diri manusia dengan partikel lingkungan maupun dengan partikel manusia lainnya.

    Syndrom ini berasal dari sebuah virus tertentu sebut saja “HJV” ( Hyper Jomlosynosis Viruses) dia bisa bersifat “destructive atau constructive” bagi para pengidapnya tergantung “penyikapan” pada para pengidapnya juga. Karena kami pun menemukan ada beberapa OHIJA yang menderita karena HJV sedemikian hingga kualitas hidupnya buruk. Namun dilain pihak ada juga beberapa OHIJA yang merasa nyaman dan produktif dengan kondisinya sebagai OHIJA. Kami sedang beruasa keras mengkarakteristik HJV ini sekuat tenaga, melalui penelitiaan yang sangat ketat ke berbagai jenis OHIJA. Sehingga suatu saat nanti kami berhasil menemukan formula yang tepat untuk “membunuh” virus ini bagi para OHIJA yang menderita, juga formula yang tepat untuk “menyuburkan” virus ini bagi para OHIJA yang merasa nyaman dan produktif dengan keberadaan virus ini dalam tubuhnya.

    Kesimpulannya : Jomlo itu bukanlah pilihan, tak ada keterkaitan dengan idealisme atau keterbatasan. Jomlo adalah syndrom yang menjangkiti umat manusia sadar atau pun tidak dan berasal dari sebuah virus HJV yang berasal dari luar maupun dari “gen” si pengidapnya.

  2. Pembicaraan yg tak berguna….Knp tdk berbicara ttg bgaimana menciptakan sumber makanan dibumi dg cepat.Krna pertumbuhan manusia dg pertumbuhan cadangan makanan saat ini sudah tdk seimbang,dan akan trjadi kelangkaan yg akibatnya persaingan sempurna akan trbentuk hanya utk mdapatkn sekerat daging atau sekedar sepotong roti saja.Bayangkan jika thun 2100 tdk ditemukan teknologi genetika utk mendapatkn cadangan mkanan cepat saji??!

  3. @dedi: usul yg bagus..
    mungkin beberapa tulisan ke depan akan membahas ttg krisis pangan yg melanda dunia ini..

    salam

    btw, thanx dah mampir..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s