The hidden feelings, the hidden love.


ada rasa, ada cinta.
yang entah dari mana.
yang entah dari siapa.
yang entah kemana.
yang entah kepada siapa.
yang kini entah dimana.

ada rasa, ada cinta.
ketika terpejam mata.
sampai tutup usia.
hingga raga tak bernyawa.

Ketika menangis, mengapa menutup mata?
Saat membayangkan sesuatu, mengapa menutup mata?
Ketika terlelap tidur, mengapa menutup mata?
Saat terbuai mimpi, mengapa menutup mata?

Apakah karena hal hal terindah adalah yang tak terlihat?

Aku unik. Kamu unik. Setiap kita unik. Ketika kumenemukanmu, kau menemukanku, kita dipertemukan disatukan dalam keunikan, kita rela tercebur melebur luluh jatuh dalam rasa serupa cinta.

Diriku dirimu tak ingin saling lepas. Aku dan kamu tak ingin tinggalkan.
Namun melepaskan bukan akhir dunia, melainkan awal kehidupan baru.

Bahagia menyapa yang berlinang airmata, yang tersakiti, yang terus mencari, yang berani, yang mampu menghargai betapa pentingnya orang yang telah hadir dan menyentuh kehidupan.

Pecinta sejati menitikkan air mata dan masih tetap peduli.
Ketika sang pecinta sejati diabaikan, ia masih menunggu dengan setia.
Ketika sang pujaan hati mulai mencintai yang lain, sang pecinta sejati masih mampu tersenyum tulus dan berkata
“bahagiamu bahagiaku”.
Ketika tidak dipertemukan, tidak disatukan dalam cinta, sang pecinta sejati membebaskan diri, membiarkan hatinya kembali ke alam bebas lagi.
Ketika dipertemukan lalu kehilangan, disatukan lalu terpisahkan, sang pecinta sejati tetap hidup, tidak mati bersama kematian cinta.

Kebahagiaan bukan pada terpenuhinya segala keinginan. Bahagia menyapa yang tetap bangkit ketika jatuh, yang belajar lebih banyak tentang diri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada. Selalu ada cinta di dada di hati sang pencinta sejati sebagai prasasti abadi atas pilihan pilihan kehidupan yang telah terukir.

Ketika ada yang berkata “aku lupa”, sang pecinta sejati mampu mengerti
Ketika ada yang berkata “tunggu sebentar”, sang pecinta sejati menunggu selamanya
Ketika ada yang berkata ” tinggalkan aku sendiri”, sang pecinta sejati tetap tinggal
Sang pecinta sejati membukakan pintu meski belum diketuk dan belum ada yang berkata “bolehkah saya masuk?”

Bagi sang pecinta sejati bukanlah bagaimana melupakan kesalahan, melainkan bagaimana memaafkan.
Bukan sekedar mendengarkan, melainkan juga memahami.
Bukan sekedar melihat, melainkan juga merasakan.
Bukan bagaimana melepaskan, melainkan bagaimana tuk mampu bertahan.

Tangisan dalam hati lebih memilukan daripada tangisan tersedu mengadu.
Derai deras air mata mengalir dapat dihapus. Air mata tersembunyi menggores luka hati, akankah terhapus?

Cinta tetap mulia ketika sang pecinta diabaikan dicampakkan. Hati sang pecinta sejati dipenuhi kebahagiaan dengan menyayangi dan mencintai, menyayangi sang tercinta, mencintai sang tersayang.

Mungkin adakalanya sebuah rasa cinta menemui ajalnya, mati, berhenti, terhenti. Bukan karena berhenti mencintai namun karena sang pecinta sejati menyadari bahwa pujaan hati akan lebih berbahagia apabila melepaskannya.

Maka
Ketika benar benar mencintai, jangan pernah melepaskan.Bila belum berbalas, mungkin masih ada keraguan, mungkin masih dalam pencarian. Melepaskan bukanlah mencinta tanpa balasan. Berjuanglah demi cinta yang mungkin adalah cinta sejati.

Kadang kala, entah siapa, entah dimana. There is someone somewhere. Ada manusia yang sangat dan paling mencintaimu. Yang tak pernah menyatakan cintanya padamu. Yang tanpa dirimu sadari, dia lah yang selalu memberikan ruang di hatimu untuk memilih jalan mewujudkan mimpi juga kebahagiaan sejatimu.

yang entah dari mana
yang entah dari siapa.
yang entah kemana.
yang entah kepada siapa.
yang kini entah dimana
ada rasa,ada cinta.
The hidden feelings, the hidden love.

close your eyes…
feel…
love…

One thought on “The hidden feelings, the hidden love.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s